Sabtu, 18 Februari 2012

"Drug Conference" Di Meksiko Membahas Tentang Isu Legalisasi NAPZA

Mexico City 
Pada Selasa (14/2) waktu setempat, tepat sehari setelah presiden Guetamala Otto Perez mengusulkan tentang legalisasi NAPZA, konferensi kebijakan NAPZA yang berlangsung di Meksiko membahas tentang isu yang sama.
“Kegagalan kebijakan perang terhadap NAPZA telah melahirkan dan memperkuat kejahatan yang terorganisir, tidak stabilnya pemerintahan dan pelanggaran hak asasi manusia yang menghancurkan kehidupan orang banyak,” ujar mantan presiden Brazil, Fernando Henrique Cardoso, seperti dirilis Huffington Post, Kamis (16/2).
Menanggapi pernyataan tersebut, pemerintah Meksiko mengatakan bahwa mereka menyambut positif perdebatan tentang masalah ini, namun tetap percaya bahwa legalisasi NAPZA bukan sebuah solusi.
Menurut Menteri Dalam Negeri Meksiko Alejandro Poire, masalah kejahatan yang terorganisir jauh melampaui dari sekedar melegalkan suatu produk tertentu.
“Kejahatan terorganisir memiliki banyak sisi, bukan hanya tentang perdagangan NAPZA,” ujarnya menanggapi masalah keterlibatan kartel dalam kejahatan perdagangan manusia dan pemerasan.
Sementara itu, Margarita Zavala, ibu negara Meksiko berpendapat bahwa jika akses untuk mendapatkan NAPZA berlaku secara bebas, dia percaya bahwa kekerasan rumah tangga, lingkungan tetangga dan masyarakat akan meningkat secara eksponensial. (IH)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar